Jakarta -
Hampir setiap orangtua pernah menghadapi fase ketika anak mengalami Gerakan Tutup Mulut (GTM). Kondisi ini biasanya ditandai dengan anak yang menolak makan, memilih-milih makanan, atau bahkan hanya mau makan satu jenis makanan saja.
Meski wajar terjadi, fase GTM kerap membuat orangtua khawatir apakah kebutuhan nutrisi Si Kecil tetap bisa terpenuhi. Padahal, pemenuhan nutrisi di masa pertumbuhan tidak bisa ditunda. Tubuh anak membutuhkan zat gizi penting setiap hari untuk mendukung pertumbuhan tinggi badan, kekuatan tulang, perkembangan otak, hingga menjaga daya tahan tubuh.
Jika kebutuhan nutrisi ini terlewat, risiko pertumbuhan tidak optimal bisa meningkat. Beberapa nutrisi yang sangat penting untuk diperhatikan di fase pertumbuhan antara lain:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Protein hewani dan nabati untuk membangun jaringan tubuh dan otot.
- Kalsium & Vitamin D yang berperan dalam pertumbuhan tulang dan tinggi badan Si Kecil.
- Zat besi untuk mendukung konsentrasi serta energi.
- Probiotik BB536 dan Prebiotik Serat FOS untuk menjaga kesehatan saluran cerna sehingga penyerapan nutrisi dan daya tahan tubuh Si Kecil lebih optimal.
- AA, DHA, Omega 3 & 6 yang penting untuk membantu pertumbuhan otak dan kecerdasan Si Kecil
Menghadapi anak GTM, orangtua tidak perlu panik. Ada beberapa strategi yang bisa dilakukan, seperti:
- Menyajikan makanan dalam porsi kecil namun lebih sering, sehingga anak tidak merasa terbebani dengan porsi besar.
- Membuat variasi menu dengan tampilan menarik agar menstimulasi rasa ingin tahu anak.
- Melibatkan anak dalam proses menyiapkan makanan, misalnya memilih sayur atau buah, agar anak lebih antusias mencoba.
- Memberikan alternatif nutrisi, misalnya camilan sehat atau susu tinggi protein, yang bisa membantu melengkapi kebutuhan gizi harian.
Penting untuk diingat, genetik bukanlah satu-satunya faktor penentu tinggi badan atau optimalnya tumbuh kembang Si Kecil. Pola makan seimbang, tidur cukup, aktivitas fisik, dan stimulasi yang tepat memiliki peran besar dalam menentukan keberhasilan tumbuh kembang anak.
Dengan pola asuh yang sabar dan strategi yang tepat, fase GTM bukanlah penghalang besar. Nutrisi tetap bisa dipenuhi, sehingga Si Kecil tetap tumbuh sehat, kuat, dan aktif sesuai potensinya.
(akd/akd)