Istimewa! Cokelat Rendang hingga Bika Ambon Terinspirasi Kekayaan Indonesia

10 hours ago 3

Jakarta -

Kreasi cokelat kolaborasi ini begitu spesial. Perpaduan bahan dasar cokelat dari Sumatera dan Papua menghasilkan cokelat rasa rendang hingga bika ambon.

Kekayaan budaya Indonesia dapat terwujud dalam bentuk kuliner hingga kain tradisional. Perpaduan keduanya tercipta dalam kolaborasi Kakaw Fine Chocolate & Patisserie dengan Sejauh Mata Memandang.

Kolaborasi lintas bidang tersebut menciptakan 12 buah cokelat dengan varian rasa Nusantara yang dikemas dalam boks dan kain spesial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kolaborasi ini tercipta bermula dari ide Kakaw dan Sejauh Mata Memandang atas keinginan mereka mengangkat bahan dasar dari daerah Sumatera dan Papua yang belum banyak dieksplor.

Cokelat Kakaw x Sejauh Mata MemandangKolaborasi Cokelat Kakaw x Sejauh Mata Memandang yang spesial. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

"Awalnya nentuin daerah karena dua daeah ini belum banyak di eksplor. Kita bener bener pilih bahan yang kira-kira bagus masuk ke cokelat ini," jelas chef Farid pada acara peluncuran di toko Kakaw, Ashta District 8, Jakarta, pada Rabu (27/8/2025).

Chef Farid menjelaskan ide awal kolaborasi tersebut. "Jadi ide awalnya mau ngangkat bahan lain dari daerah tersebut buat dikenalin di Jakarta dan mau mengembangkan bahan tersebut," katanya.

Cokelat Kakaw x Sejauh Mata MemandangSalah satu Cokelat hasil kolaborasi Kakaw x Sejauh Mata Memandang. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Setelah melakukan research and development selama kurang lebih 2 bulan, bahan-bahan pilihan dari kedua daerah Indonesia tersebut akhirnya dipakai untuk membuat 12 varian cokelat Kakaw.

Salah satu bahan yang dipilih yaitu ransiki. Menurut chef Farid, cokelat ransiki punya karakteristik pedas, pahit, dan nutty yang cocok untuk membuat kreasi cokelat Nusantara.

Ada juga varian rasa rendang yang memadukan antara cokelat pilihan dengan rempah andaliman. Menciptakan cokelat pekat yang ada sentuhan rasa gurih rempah sedikit hangat di ujung lidah.

Cokelat Kakaw x Sejauh Mata MemandangBerbagai kreasi Cokelat unik hasil kolaborasi Kakaw x Sejauh Mata Memandang. Salah satunya variasi Ruby andaliman. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Begitu juga dengan cokelat bika ambon yang memadukan pandan, kunyit, dan daun sereh. Rasa cokelatnya memang lebih mendominasi, tetapi tetap ada sentuhan tipis rasa bika ambon yang khas.

Keunikan lainnya bisa dirasakan pada varian rasa colo-colo. Pertama kali digigit, rasa cokelat yang pahit lebih mendominasi. Namun lama kelamaan ada rasa pedas cabai menyengat yang tercecap di lidah.

Masih banyak varian rasa cokelat lainnya, seperti dadih, ruby kecombrang, coffee galangal, andaliman, rendang, Arabika Wanena, Jeruk rimba, talas kelapa, origin ransiki, hingga kenari.

Cokelat Kakaw x Sejauh Mata MemandangSeperi ini bentuk boks isi cokelat Kakaw x Sejauh Mata Memandang. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Cokelat-cokelat tersebut dikemas dalam boks dan kain bermotif dari Sejauh Mata Memandang. Sama seperti Kakaw, Sejauh Mata Memandang juga mengangkat budaya dan hasil alam Indonesia.

Misalnya pattern laut dalam kain pembungkus yang dipilih karena mewakili Indonesia dalam arti dari laut dan pulaunya.

Selain itu, Chitra Subyakto selaku pendiri dan direktur kreatif Sejauh Mata Memandang juga mengungkap, "Kain
Sejauh Mata Memandang menjadi pembungkus kotak kaleng cokelat seperti mengangkat budaya Indonesia yang dari dulu bungkus kado memakai kain."

Produk cokelat kolaborasi edisi terbatas ini dinamai 'Bunga Laut, Tanah Rempah'. Tersedia hingga Oktober mendatang dalam dua pilihan kemasan. Cokelatnya juga bisa dibeli tanpa scarf. Harganya dibanderol mulai dari Rp 300.000 sampai Rp 600.000.


(aqr/adr)

Read Entire Article