Setop Anarki, ICMI Minta Pejabat dan Wakil Rakyat Jauhi Pamer Kekuasaan

5 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi situasi politik dan gelombang demonstrasi yang belakangan ini merebak di berbagai wilayah di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar, dan kota lainnya.

Ketua ICMI Arif Satria, dalam keterangan tertulis pada Ahad (31/8/2025), mengungkapkan, unjuk rasa yang semula damai berujung pada tindakan anarkis, perusakan fasilitas publik, hingga jatuhnya korban jiwa.

Untuk itu, Arif mengungkapkan, sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai ke-Islaman, ke-Indonesiaan, dan kecendekiaan, ICMI memandang penting untuk menyerukan sikap bijak kepada seluruh elemen bangsa demi menjaga persatuan dan stabilitas nasional.

Pertama, dengan hati yang berduka, ICMI menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya korban-korban, termasuk pengemudi ojek online. "Kehilangan seorang anak bangsa adalah duka bagi seluruh rakyat. Kami mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas peristiwa ini secara transparan, adil, dan tanpa pandang bulu, serta menindak tegas oknum yang bertanggung jawab,"kata Arif Satria.

Berikutnya, Arif menilai, perlu langkah cepat dan bijak dari Presiden. Dia menjelaskan, ICMI secara khusus menyerukan kepada Presiden selaku kepala negara untuk mengambil sikap tegas dan cepat dalam mengatasi situasi.

Read Entire Article