Semarang Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas

2 hours ago 4

Tantangan pengelolaan sampah di Kota Semarang saat ini masih cukup pelik dan membutuhkan penanganan serius. 

Berdasarkan data profil pengelolaan limbah perkotaan terbaru, total timbulan sampah di ibu kota Jawa Tengah ini mencapai angka fantastis, yakni lebih dari 1.200 ton setiap harinya. 

Sayangnya, dari jumlah sebesar itu, hanya sebagian kecil yang telah dikelola menggunakan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) atau terangkut melalui sistem pengumpulan formal. 

Sisa sampah yang tidak terkelola dengan baik seringkali berakhir di saluran air dan sungai, yang kemudian menjadi biang kerok terjadinya genangan air dan banjir, terutama saat musim hujan melanda kawasan timur kota, seperti di wilayah sekitar Tlogosari.

Realitas ini menjadi pengingat keras akan pentingnya pengelolaan sampah yang sistematis dan terintegrasi, mulai dari unit terkecil di tingkat RT/RW hingga ke skala kota. 

Agustina menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengawal operasional TPS-TPS percontohan melalui program pendampingan intensif dan sosialisasi berkelanjutan kepada warga. Ia berharap inisiatif ini dapat direplikasi di wilayah lain. 

"Program ini harus menjadi inspirasi lintas kelurahan, karena kota bersih dimulai dari rumah kita sendiri," pungkasnya. 

Kesadaran kolektif dan partisipasi aktif masyarakat dari rumah tangga adalah kunci utama keberhasilan manajemen sampah kota.

Read Entire Article