Rumah Eko Patrio & Uya Kuya Dijarah Massa

23 hours ago 7

Jakarta -

Setelah rumah politikus NasDem Ahmad Sahroni di Tanjung Priok jadi sasaran penjarahan, giliran rumah politikus PAN Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan anggota DPR RI Uya Kuya yang ikut kena geruduk massa.

Video soal penjarahan di rumah Eko beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat orang-orang keluar masuk rumahnya di kawasan Jalan Denpasar Raya, Setiabudi, Jakarta Selatan, sambil membawa sejumlah barang. Kapolres Metro Jaksel Kombes Nicolas Ary Lilipaly membenarkan kejadian itu.

"Iya benar. Sudah (kondusif)," kata Nicolas dilansir detiknews, Sabtu (30/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan, situasi sudah terkendali dengan bantuan gabungan Polri dan TNI-AD yang berjaga di lokasi. Tapi, sampai sekarang belum jelas barang apa saja yang hilang dari rumah Eko.

Bukan cuma Eko, rumah Uya Kuya juga ikut porak-poranda. Video yang beredar menunjukkan massa mendobrak pagar, mengacak-acak isi rumah, sampai memvideokan foto keluarga Uya yang masih menempel di tembok.

"Iya, intinya aku ikhlas saja," kata Uya Kuya saat dikonfirmasi.

"Nggak apa-apa aku ikhlas, cuma kalau kalian lihat kerja ku selama ini seperti apa, cuma yang sedih kucing-kucing mahluk hidup juga dijarah, gitu saja," ucap Uya Kuya.

Namun demikian, ia dan keluarga kini dalam kondisi aman. "Insyaallah aman," imbuh Uya Kuya.

Sebelumnya, Eko muncul lewat akun Instagram pribadinya untuk menyampaikan permintaan maaf. Dalam video itu, ia ditemani rekannya, anggota DPR sekaligus musisi Pasha Ungu.

"Dengan penuh kerendahan hati, saya Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan yang saya lakukan," ujar Eko.

Ia mengaku mendengar kekecewaan publik dan berjanji akan memperbaiki diri serta berhati-hati ke depannya.

Hal serupa juga dilakukan Uya Kuya. Ia mengunggah video permintaan maaf.

"Saya Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, tulus dari hati saya yang paling dalam untuk seluruh masyarakat Indonesia, atas apa yang terjadi beberapa hari terakhir ini, atas apa yang saya lakukan baik sengaja maupun tidak sengaja," ucap Uya.

Uya menambahkan, ia memahami bahwa situasi ini melukai rakyat, apalagi di tengah banyaknya korban akibat bentrokan yang sempat pecah. Ia menegaskan tak pernah berniat memperkeruh keadaan, dan berjanji akan lebih hati-hati serta meminta kesempatan untuk memperbaiki diri.


(nu2/aay)

Read Entire Article