Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto sungkan dan tak enak hati menyebut kata miskin untuk masyarakat Indonesia. Prabowo lalu melontarkan istilah Pra-sejahtera sebagai pengganti kata miskin.
Awalnya, Prabowo berbicara soal kondisi masyarakat Indonesia yang masih mengalami kesulitan ekonomi. Para ekonom pun memberikan peringkat Desil 1, 2, 3, dan 4 kepada masyarakat Indonesia yang masuk kategori tak mampu.
"Para ahli ekonomi ada desil 1,2,3,4, kadang-kadang kita takut bicara apa adanya. Kita enggak mau bilang miskin, enggak enak, Prasejahtera. Miskin, enggak enak kita," kata Prabowo saat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Selain Prasejahtera, dia menyebut ada istilah aspiring middle class atau kelompok yang sudah keluar dari jurang kemiskinan menuju ekonomi kelas menengah. Prabowo menilai istilah-istilah pengganti kata miskin tersebut untuk menhga moril bangsa Indonesia.
"Ini BPS (Badan Pusat Statistik) pinter juga cari istilah, saudara tidak mau turunkan moril bangsa Indonesia," ucapnya.

2 days ago
3








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668152/original/077929400_1701261763-unnamed.jpg)





English (US) ·