Penyintas Banjir di Aceh Utara Tinggal di Huntara Kayu Meski Tanpa Listrik dan Fasilitas Dasar

6 days ago 7

Abdullah berharap setelah akses jalan  terbuka, pemerintah dapat  membantu pemulihan ekonomi warga, mengingat kebun dan sumber mata pencaharian masyarakat rusak parah akibat banjir.

Sementara itu, Kepala Desa Geudumbak, Saiful Bahri menjelaskan banjir telah berdampak pada 1.659 jiwa atau 457 kepala keluarga (KK) dengan 337 rumah hanyut, terutama di Dusun Pante Resep yang berada dekat sungai mati.

Mayoritas warga Geudumbak bekerja sebagai petani dannnnn pekebun, namun sekitar 80 persen kebun sawit, cokelat, pinang, jeruk, serta sawahh rusak parah, sehingga sumber kehidupan mereka terancam.

Saiful mengatakan bahwa huntara kayu yang dibangun kini ditempati oleh sebagian warga yang dibangun di atas pondasi rumahnya masing-masing, sementara warga yang rumahnya hanyut saat ini masih bertahan di tenda pengungsian, sementara sisanya berada di rumah  kerabat.

Meski huntara sudah mulai ditempati, ia menyebut dua dusun masih belum mendapat aliranlistrik dan warga kekurangan air bersih, sehingga harapannya pemerintah dapat segera memenuhi kebutuhan dasar seperti listrik dan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar sebelum bulan Ramadhan.

Lebih lanjut, dia mengatakan akses jalan utama desa yang sebelumnnya sempat tertutup kayu gelondongan kini mulai terbuka setelah dibersihkan oleh BNPB, TNI, dan Kementerian Kehutanan, sehingga mobilitas warga untuk menuju ke kebun dan ke permukiman kembali stabil.

Read Entire Article