Liputan6.com, Jakarta - Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi membenarkan adanya pembicaraan khusus saat dirinya bertemu Presiden Prabowo Subianto di sela acara pernikahan sekretaris pribadi Prabowo, Agung Surahman.
Pertemuan itu berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu 18 Januari 2026.
Jokowi mengatakan pembicaraan tersebut bersifat tertutup dan tidak untuk disampaikan ke publik. Menurut dia, hal tersebut merupakan hal yang wajar dalam pertemuan antarpejabat negara.
“Pembicaraan khusus? Iya pasti ada. Ya namanya pembicaraan khusus masa disampaikan. Ya khusus juga untuk kita dan untuk saya dan Pak Prabowo,” kata dia kepada wartawan di kediaman pribadinya di Sumber, Solo, Jumat (30/1/2026)
Meski enggan membeberkan detail pembahasan, Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya sempat berdiskusi dengan Presiden Prabowo mengenai kondisi Indonesia terkini.
Selain itu, pembicaraan juga menyinggung dinamika global yang masih diwarnai ketidakpastian.
“Kondisi Indonesia, kemudian situasi global saat ini yang juga penuh dengan ketidakpastian,” ujarnya.
Di sisi lain, Jokowi menambahkan bahwa di tengah situasi global tersebut, Indonesia masih berada dalam kondisi yang relatif baik. Ia menilai capaian ekonomi nasional patut disyukuri karena tetap tumbuh dan inflasi terkendali.
“Saya kira kita patut bersyukur ekonomi masih tumbuh di atas lima, inflasi juga sangat terjaga. Yang paling penting itu. Karena negara-negara lain banyak yang kesulitan mengatasi dua hal tadi, pertumbuhan ekonomi dan inflasi,” ucap Jokowi.

5 days ago
6








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668152/original/077929400_1701261763-unnamed.jpg)





English (US) ·